Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget HTML #1

Cara Presentasi Efektif dengan Memanfaatkan Powerpoint Aesthetic

Kegiatan pembelajaran yang menyenangkan adalah hal yang sangat penting dan harus diwujudkan secara konkret. Bukan sekedar jargon yang dielu-elukan pada saat pelatihan atau seminar pendidikan, melainkan memang benar-benar menjadi kebutuhan agar peseta didik bisa menikmati pembelajarannya dengan baik. Upaya yang patut diperjuangkan oleh guru sebagai fasilitator adalah bagaimana menarik perhatian peserta didik pada kesan pertama dalam presentasi pembelajaran. Karena, awal presentasi pembelajaran menjadi penentu, apakah peserta didik tertarik dan menikmati momen pembelajaran selanjutnya atau tidak sama sekali. Salah satu solusi yang tepat, guru harus memahami dengan baik, cara presentasi efektif dengan memanfaatkan powerpoint aesthetic.

Presentasi merupakan kegiatan berbicara di hadapan banyak orang dengan berbagai macam tujuan, seperti presentasi guru dalam rangka menyampaikan informasi atau ilmu pengetahuan kepada peserta didiknya. Powerpoint Aesthetic adalah salah satu aplikasi dari microsoft yang diperuntukkan sebagai media presentasi, yang pembuatannya memanfaatkan fitur-fitur secara optimal sehingga menghasilkan presentasi yang menarik dan memberikan kesan indah untuk dinikmati.

Perlu diketahui dengan saksama, berdasarkan sumber valid: Tennessee Value-Added Assessment System (TVAAS) Study Results From Barber, M., and M. Mourshed. (2007) based on results from Sanders and Rivers (1999) dijelaskan bahwa peserta didik berangkat dari rumah ke sekolah untuk belajar yang dalam keadaan sehat, mereka sudah memiliki 49% potensi dan kesiapan belajar yang baik. Guru yang baik akan memberikan pengaruh yang baik pula hingga 41% sehingga dapat meningkatkan kualitas peserta didik menjadi 90%. Jika guru tersebut memiliki kualitas yang rendah, justru akan menurunkan kualitas peserta didik sebesar 12% menjadi 37% saja. Hitung-hitungan ini tentu dapat berubah karena pengaruh banyak faktor. Oleh karenanya, penting bagi guru memiliki kualitas yang mumpuni dalam hal presentasi pembelajaran sehingga memudahkan dalam mentransfer ilmu pengetahuan kepada peserta didik dengan baik.

Baca juga: 8 Struktur Kalimat Dasar Wajib Dikuasai, Dijamin Langsung Mahir Menulis Cerita

Berikut ini adalah cara presentasi efektif dengan memanfaatkan powerpoint aesthetic untuk dipelajari agar presentasi benar-benar memberikan kesan menarik bagi peserta didik.

1.  Berikan Kesan Terbaik dalam Slide Pertama

Kesan pertama akan sangat berpengaruh terhadap presentasi Anda. Anda tidak bisa membuat kesan pertama untuk kedua kalinya, maka pastikan Anda merebut hati peserta didik dengan memberi kesan pertama yang mendalam dengan melakukan pembukaan presentasi yang mengesankan. Dengan demikian, pastikan tampilan di slide pertama powerpoint Anda berjalan optimal dan aesthetic.

2.  Pilih Tema Sederhana atau Template Berwarna Kontras

Pentingnya pemilihan tema atau template yang tepat dapat membantu meningkatkan kualitas tampilan powerpoint dan memudahkan peserta didik dalam menjaga tingkat fokus belajarnya. Gunakan tema yang sederhana dan konsisten. Anda juga bisa menggunakan template custom dengan memilih warna yang kontras. Hindari pemilihan tema yang memiliki background rumit dan mengganggu.

3.  Gunakan Ukuran dan Warna Font yang Tepat

Peserta didik memiliki kualitas penglihatan yang berbeda-beda. Untuk membantu agar pesertad didik tidak mengalami kesulitas pada saat membaca apa yang Anda presentasikan, maka gunakan font secara konsisten, sederhana, dan jelas. Ukuran minimal font adalah 18 pt. Anda bisa gunakan variasi font, 32 pt untuk judul, 28 pt untuk sub judul, 24 pt untuk sub judul berikutnya, 20 pt untuk sub judul berikutnya, dan 18 pt untuk teks terkecil. Hindari penggunaan hurup ALL CAPS dan rumit. Berdasarkan riset, pilihlah huruf arial, tahoma, swiss, dan segoe UI untuk tampilan lebih jelas. Hindari pemilihan huruf times new roman, courier, broadway, garamond, dan sejenisnya yang terkesan rumit.

Untuk pemilihan warna font, terutama yang digunakan untuk alur logika presentasi, boleh gunakan warna berbeda sebagai penekanan (highlight). Hindari kombinasi lebih dari 3 jenis warna dalam satu slide dan lakukan secara konsisten.  

4.  Hemat Kata dan Tata Warna Kontras

Cara presentasi efektif dengan memanfaatkan powerpoint aesthetic adalah hemat kata. Artinya, powerpoint itu berbeda dengan MS. Word. Upayakan jumlah maksimal 25 kata dan 10 bullet dalam satu slide secara konsisten. Jika memang ingin menampilkan tulisan dalam jumlah banyak, maka gunakan saja MS.Word. Gunakan tata warna kontras seperti gelap di atas terang atau terang di atas gelap, dan hindari tata warna buram seperti gelap di atas gelap atau terang di atas terang. 

5.  Buatlah Visualisasi dengan Ruh Presentasi yang Penuh Imajinasi dan Seribu Makna

Visualisasi lebih dari sekedar kata-kata. Maka, gunakan visualisasi seperti gambar, grafik, bagan, animasi, video, audio, dan lainnya untuk memperjelas fakta, konsep, prinsip, dan prosedur. Wajib diingat, gunakan visualisasi jika dan hanya jika diperlukan. Pastikan penggunaannya tidak berlebihan, karena jika berlebihan hanya akan menjadi distraktor. Selain itu, gunakan animasi 3D agar lebih nyata. 

Terdapat istilah, " A picture is worth a thousand word" dan "PowerPoint more visual than written". Dapat dipahami bahwa gambar atau visualiasi itu memiliki nilai ribuan kata yang memberikan interpretasi luar biasa, dan hal penting lainnya adalah powerpoint itu bukan berisi banyak tulisan seperti dalam MS. Word, melainkan berupa poin-poin penting yang mewakili isi dari apa yang dipresentasikan. Oleh karena itu, kalau dapat divisualisasikan, kenapa harus dengan kata-kata?

6.  Fokus dalam Presentasi agar Menarik Perhatian

Berikut ini beberapa hal yang harus dihindari pada saat Anda melakukan presentasi.

  • Bergumam/komat-kamit
  • Berbicara pada layar
  • Minta maaf sepanjang waktu
  • Membaca naskah/berceramah
  • Berbicara sambil duduk
  • Berbicara dengan nada monoton
  • Bertingkah buruk
  • Berkata "em" (atau sejenisnya) secara berulang-ulang
  • Mendiskusikan sesuatu yang tidak dikuasai

Baca juga: Melakukan Refleksi Pembelajaran Dengan Memerhatikan Prinsip, Tujuan, Sasaran, dan Teknik Kegiatan Refleksi Pembelajaran yang Efektif

Untuk menarik perhatian pada saat presentasi, lakukan beberapa hal berikut ini.

  • Berhenti berbicara/diam sejenak
  • Ajukan pertanyaan kepada audiens (peserta didik)
  • Gunakan board untuk membuat lebih jelas
  • Ubah intonasi suara
  • Lakukan sesuatu yang tidak terduga, seperti menjatuhkan buku, matikan slide, dan sebagainya.

Sebagai penutup, jangan menjadikan layar sebagai pengganti papan tulis: jangan menyuruh peserta didik menyalin apa saja yang ada di layar. Manfaatkan kesempatan presentasi pembelajaran dengan optimal. Perhatikan cara presentasi efektif dengan memanfaatkan powerpoint aesthetic agar berkesan dan mampu memudahkan peserta didik dalam memahami materi pembelajaran, yang pada akhirnya dapat meningkatkan kualitas peserta didik. Semoga bermanfaat.

Post a Comment for "Cara Presentasi Efektif dengan Memanfaatkan Powerpoint Aesthetic"