Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget HTML #1

Teks Prosedur Bahasa Indonesia Kurikulum Merdeka Belajar: Teks Prosedur Sederhana dan Kompleks

Teks Prosedur Bahasa Indonesia Kurikulum Merdeka Belajar: Teks Prosedur Sederhana dan Kompleks - Pernahkah Anda memerhatikan dan menganalisis teks prosedur. Termasuk teks prosedur yang sederhana atau kompleks?

Menurut J. S. Badudu, prosedur merupakan cara mengerjakan suatu pekerjaan menurut tingkat-tingkatnya. Maka dapat diartikan pula bahwa teks prosedur adalah sebuah teks yang menjelaskan tata cara atau tahapan untuk mengerjakan sesuatu berdasarkan urutannya. 

Teks Prosedur Bahasa Indonesia Kurikulum Merdeka Belajar
Teks Prosedur Bahasa Indonesia Kurikulum Merdeka Belajar.
Gambar oleh mohamed Hassan dari Pixabay
 

Lantas untuk mengenali teks prosedur, apa saja yang menjadi ciri-cirinya.

  1. Terdapat judul yang jelas.
  2. Pemaparan tahap tahapnya dijelaskan secara runtut.
  3. Adanya koherensi antara langkah kerja yang satu dengan yang lainnya.
  4. Teks bersifat informatif.
  5. Dipaparkan secara komunikatif dan rinci.
  6. Menginformasikan suatu hal secara objektif.
  7. Informasi bersifat universal.
  8. Teks bersifat akurat, aktual, dan logis.
Terdapat pengembangan materi yang ada terkait teks prosedur dalam mata pelajaran bahasa Indonesia pada kurikulum merdeka belajar. Untuk lebih jelasnya, silakan pelajari materi lanjutan berikut ini.

Secara dasar, teks prosedur ditulis berupa pernyataan umum yang berisi gambaran awal teks sekaligus penjelasan tujuan yang akan dicapai. Kemudian dilanjutkan dengan tahapan-tahapannya yang dijelaskan secara terperinci, urut dan tidak boleh diubah urutan yang harus dituntaskan.

Berdasarkan tahap-tahapannya, teks prosedur dibagi 3 antara lain teks prosedur sederhana. Teks prosedur sederhana dibuat secara sederhana dengan dua atau tiga langkah saja. Teks prosedur kompleks, langkah-langkahnya tidak hanya sekali-dua kali selesai, akan tetapi ada tambahan lainnya yang menjadi alternatif penyelesaian teks prosedur. Adapun protokol adalah prosedur yang tahapannya lebih santai dan mudah dipahami. 

Seperti yang disampaikan di awal, untuk menganalisis teks prosedur bahasa Indonesia kurikulum merdeka belajar, perlu diperhatikan cirinya sebagai berikut.

Ciri-ciri pernyataan umum teks prosedur.

  1. Berupa judul yang menarik.
  2. Memiliki fokus untuk mengarahkan petunjuk/prosedur yang hendak dilakukan kegiatannya.
  3. Terdapat tujuan yang jelas dan ingin dicapai berdasarkan langkah-langkahnya.
  4. Pastinya berisikan pernyataan umum dan bagian langkah-langkahnya.
  5. Adapun informasi yang disampaikan bersifat generalisasi.
Ciri-ciri pernyataan uraian berisi langkah-langkah yang mendukung, antara lain.

  1. Berupa langkah-langkah yang harus ditempuh.
  2. Tujuan teks prosedur harus jelas dan sesuai.
  3. Pernyataan harus urus.
  4. Isi informasi berupa deskripsi atau penggambaran tahapan satu dengan yang lainnya.
  5. Peserta didik harus didampingi, dan tahapannya tidak boleh disela oleh tahapan lainnya.

Selain dua hal di atas antara pernyataan umum dan langkah-langkahnya, terdapat bagian penegasan ulang yang dijelaskan pada bagian akhir teks.

Nah untuk mempelajarinya lebih dalam, Anda harus mampu menganalisis informasi teks prosedur dengan langkah-langkah berikut ini.

  1. Anda perlu membaca teks prosedur secara menyeluruh.
  2. Dilanjutkan dengan memilah atau membagi bagian-bagian ke dalam pendahuluan, tujuan, langkah-langkah, serta penegasan ulang sebagai penutup.
  3. Pastikan Anda menuliskan informasi dengan baik, jangan sampai Anda terkecoh.
  4. Catat dengan seksama informasi yang terdapat pada setiap bagiannya.
  5. Mengidentifikasi informasi berdasarkan kriteria informasi sesuai bidang pekerjaan, serumpun, tidak sesuai dan seterusnya.
  6. Memberikan penilaian terhadap informasi dan menyimpulkannya.

Analisis Struktur Teks Prosedur

Setiap jenis teks memiliki pola pengembangan yang berbeda. Struktur teks yang membangun menjadi wacana yang utuh menjadi dasar pengembangan isi atau informasi yang disampaikan. 

Salah satunya adalah struktur teks prosedur yang dapat Anda analisis. Kriteria fungsi juga dapat digunakan untuk menganalisis gambaran prosedur atau tahapan mengerjakan pekerjaan atau petunjuk penggunaan sebuah produk.

Berikut ini adalah struktur teks prosedur secara lebih rinci.

1.  Pernyataan Umum

Bagian ini berisi tentang tujuan teks prosedur dibuat, serta penjelasan sederhana pengantar menuju tahapan-tahapan kerja yang perlu dilakukan.

2.  Tahapan-tahapan

  • Langkah 1 berisi bagian awal pekerjaan yang akan ditempuh.
  • Langkah 2 merupakan lanjutan dari langkah pertama.
  • Langkah 3 melanjutkan dari langkah kedua dan dilanjutkan langkah berikutnya.
  • Langkah 4 menjadi langkah terakhir jika memang hanya terdiri 4 langkah. Artinya bergantung pada jumlah langkah pada teks prosedur yang disusun.
3.  Penegasan ulang

Merupakan bagian akhir dari teks prosedur berisi penjelasan penutup atau kesimpulan dari prosedur yang dikerjakan. Bagian ini tidak harus ada dalam struktur teks prosedur.

Kaidah kebahasaan teks prosedur

Untuk menganalisis teks prosedur bahasa Indonesia kurikulum merdeka belajar, perlu dipelajari terlebih dahulu tentang kaidah kebahasaan teks prosedur. Hal tersebut menjadi salah satu kunci kemudahan dalam mempelajari informasi yang terkandung dalam sebuah teks prosedur.

  1. Kalimat imperatif, deklaratif, dan interogatif. Perbedaan dari ketiga kalimat tersebut adalah sebagai berikut. Kalimat imperatif  merupakan kalimat perintah yang fungsinya untuk memerintah dan ditandai dengan tanda baca seru. Kalimat deklaratif disebut juga kalimat pernyataan yang menjelaskan informasi atau berita. Fungsinya sebagai penyusun bagian pengantar pada teks prosedur. Kalimat ini ditandai dengan tanda baca titik. Kalimat interogatif artinya kalimat pertanyaan. Selain fungsinya untuk bertanya, kalimat ini digunakan untuk menyusun teks prosedur pada bagian menuju langkah-langkah, dan ditandai dengan tanda baca tanya.
  2. Kata bilangan. Teks prosedur merupakan teks yang berisi langkah-langkah pekerjaan yang akan dikerjakan. Maka penyusunannya harus urut dengan menggunakan kata bilangan sehingga menjadi teks prosedur yang utuh.
  3. Nomina dan partisipan. Nomina artinya kata benda atau hal yang bersifat konseptual seperti kursi, meja, pisau, buku, dan lainnya. Sedangkan partisipan adalah orang yang terlibat atau berperan dan biasanya menggunakan kata ganti orang seperti Anda, kita, kalian, dan lainnya.
  4. Verba atau Kata kerja. Ada 2 jenis kata kerja yang digunakan sebagai berikut. Kata kerja tingkah laku atau yang mengacu pada ungkapan verbal seperti menerima, menolak, menyetujui, dan lainnya. Kata kerja material artinya kata kerja yang merujuk pada tindakan fisik seperti menulis, menggoreng, memotong, dan lainnya.
  5. Konjungsi atau Kata penghubung. Biasanya yang digunakan adalah konjungsi temporal seperti selanjutnya, kemudian, lalu, sesudah itu, dan lainnya.
Cara menulis teks prosedur

Pernahkah Anda mempelajari atau menganalisis teks prosedur yang dibaca? Bagaimana cara  menulis teks prosedur dengan mudah? Perlu Anda tahu bahwa sebelum menulis teks prosedur perlu dipelajari struktur dan kaidah kebahasaannya terlebih dahulu.

Ada beberapa prasyarat atau teknik yang perlu dilakukan untuk memproduksi teks prosedur, di antaranya.

  1. Langkah kegiatan harus jelas sesuai dengan tujuan yang akan dicapai.
  2. Bahasanya harus komunikatif agar pembaca tidak salah tafsir.
  3. Gunakan kalimat perintah yang lugas.
  4. Bahasa singkat dan informatif, artinya jangan bertele-tele serta membingungkan pembaca.
  5. Penyusunan kalimat harus logis dan sistematis serta tidak ambigu.
  6. Kalimat yang ditulis dalam langkah-langkah harus langsung tertuju kepada partisipan.
Agar teks prosedur berkualitas dan informatif, sebelum penyusunan sebaiknya lakukan riset terlebih dahulu. Tujuannya adalah agar tujuan teks prosedur tepat sasaran dan tidak membingungkan pembacanya.

Beberapa hal yang dapat dilakukan terkait tahapan-tahapan atau cara menulis teks prosedur, sebagai berikut.

  1. Pastikan tema teks prosedur yang hendak dibuat jelas.
  2. Sesuaikan jumlah langkah-langkah yang dibutuhkan untuk menyelesaikan pekerjaan.
  3. Urutan langkah harus disusun secara runtut dan sistematis.
  4. Apabila teks prosedur sudah ditulis, lakukan revisi atau ulas kembali untuk memastikan tidak ada kesalahan informasi.
Teks prosedur bahasa Indonesia kurikulum merdeka belajar menjadi salah satu materi yang dipelajari di sekolah. Hal tersebut dilakukan karena ada ilmu pengetahuan yang sangat penting dan nantinya dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dilingkungan pekerjaan. Semoga bermanfaat.

Post a Comment for "Teks Prosedur Bahasa Indonesia Kurikulum Merdeka Belajar: Teks Prosedur Sederhana dan Kompleks"