Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget HTML #1

Teks Debat Bahasa Indonesia Kelas 10 Kurikulum Merdeka Belajar

Teks Debat Bahasa Indonesia Kelas 10 Kurikulum Merdeka Belajar - Pernahkah kamu memperhatikan beberapa orang mendiskusikan suatu hal? Pastinya dalam diskusi di antara mereka ada yang berbeda pendapat, dan mereka akan berdebat untuk mempertahankan pendapat atau argumen yang disertai fakta dan data yang mendukung. 

Kamu juga pasti pernah berdebat untuk hal-hal yang sederhana. Nah, untuk menemukan Esensi debat, kamu bisa menganalisis struktur dan kaidah kebahasaan teks debat terlebih dahulu.

Ada banyak hal yang menjadi persoalan di dunia ini yang layak diperdebatkan secara sehat dan mendidik. Debat yang baik harus dilakukan dengan cara yang baik pula. Persoalan tersebut diselesaikan secara beragam ada yang dengan diskusi, musyawarah atau dengan konteks lain untuk mencapai mufakat atau penyelesaian. Dalam proses ini dibutuhkan kesabaran yang luar biasa dari setiap individu yang terlibat, selain itu perlu adanya pemikiran yang sehat agar tidak menimbulkan konflik-konflik.

Teks Debat Bahasa Indonesia Kelas 10 Kurikulum Merdeka Belajar.
Foto: Pixabay

Pengertian Teks Debat

Untuk mempelajari teks debat bahasa Indonesia kelas 10 kurikulum merdeka belajar, ada beberapa pengertian debat yang dapat kita pelajari dari para ahli, sebagai berikut.

  • Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (2002: 242), debat merupakan pembahasan dan pertukaran pendapat mengenai suatu hal dengan saling memberi alasan untuk mempertahankan pendapat masing-masing.
  • Menurut ahli komunikasi, Asidi Dipodjojo (Komunikasi Lisan 1982: 59), debat adalah proses komunikasi lisan yang dinyatakan dengan bahasa untuk mempertahankan pendapat. Setiap pihak yang berdebat akan menyatakan argumen, memberikan argumen dengan cara tertentu agar pihak lawan berdebat atau pihak lain yang mendengarkan perdebatan itu menjadi yakin dan berpihak padanya.

Dari beberapa pengertian di atas dapat dipahami bahwa pengertian teks debat adalah proses diskusi yang dilakukan oleh dua pihak atau lebih dengan saling mempertahankan pendapat atau argumennya masing-masing. Debat dapat dilakukan secara lisan ataupun tulisan, namun sering kali dilakukan secara lisan. 

Fungsi dan Manfaat Debat

Fungsi Debat

  1. Sebagai ruang untuk menyampaikan pendapat atau argumen.
  2. Untuk menanyakan sesuatu berkaitan dengan apa yang diperdebatkan.
  3. Sebagai penguji kekuatan argumen para pihak yang terlibat.
  4. Untuk saling membela diri.

Manfaat Debat

  1. Menambah wawasan keilmuan yang luas berkaitan dengan sesuatu yang diperdebatkan.
  2. Sebagai sarana melatih keterampilan berpikir.
  3. Melatih keterampilan berbicara atau beretorika.
  4. Melatih kekuatan mental.
  5. Meningkatkan kemampuan dalam menguasai argumen yang diajukan.
Begitu banyak fungsi dan manfaat yang dapat diperoleh dari debat. Hal tersebut sangat bermanfaat pula bagi peserta didik di sekolah dalam mengasah kompetensi dalam bidang akademik dan non akademik. Perlu dilakukan latihan debat dengan cara yang santun dan konstruktif agar peserta didik dapat memperoleh manfaat pendidikan yang positif, dan semuanya bisa dilatih dengan menggunakan teks debat bahasa Indonesia kelas 10 kurikulum merdeka belajar.

Struktur Teks Debat

Tahapan selanjutnya yang perlu dipelajari agar mudah memahami esensi debat adalah tentang struktur teks debat, antara lain.

1.  Pengantar

Merupakan bagian pengantar yang berisi tentang sebuah topik yang akan diperdebatkan atau sering disebut juga sebagai isu.

2.  Argumen

Argumen bukanlah opini, melainkan alasan-alasan yang digunakan untuk mendukung bantahan berupa fakta dan data sehubungan dengan isu yang diperdebatkan.

Ciri-ciri argumen yang baik, sebagai berikut:

  • harus logis,
  • sesuai fakta dan data,
  • terdapat bukti-bukti,
  • relevan, artinya argumen yang kuat sehubungan dengan isu yang dibahas, dan
  • sistematis agar mudah dipahami dengan baik.

3.  Simpulan

Bagian ini berisi tentang pernyataan yang dimaksudkan untuk menegaskan bantahan.

Kaidah Kebahasaan Teks Debat

Beberapa kaidah kebahasaan yang digunakan dalam teks debat yang perlu dipelajari dengan baik, sebagai berikut.

  1. Pilihan kata (diksi), merupakan pemilihan kata yang tepat untuk menyampaikan gagasan secara efektif.
  2. Kata rujukan, adalah sejumlah kata yang digunakan untuk menunjukkan rujukan sebagai tambahan informasi.
  3. Kalimat kompleks, artinya kalimat yang memiliki lebih dari satu struktur dan satu verba. Disebut juga sebagai kalimat majemuk, baik majemuk setara maupun bertingkat.
  4. Kata hubung, disebut juga sebagai konjungsi yang berfungsi untuk menghubungkan kata dengan kata, kata dengan kalimat, kalimat dengan kalimat, atau sebaiknya
Dalam proses debat sebenarnya bukanlah layaknya seperti orang yang sedang berkelahi secara verbal, melainkan kedua belah pihak sedang membahas tentang sebuah isu yang menarik untuk diperdebatkan secara sehat. Tujuannya adalah untuk memberikan wawasan luas kepada masyarakat. Esensi dalam proses debat juga bukanlah bagaimana kamu dapat menyanggah argumen-argumen lawan, melainkan seberapa mampu kamu membuat orang lain atau juri terpengaruh dan setuju dengan argumen yang kamu sampaikan.

Teknik Debat

Ada dua teknik debat yang wajib dipelajari. Pertama, teknik logika, dalam teknik ini diperlukan pemahaman dan keterampilan di dalam menggunakan ilmu logika. Kedua, teknik dialektika, yaitu teknik yang digunakan dengan memperhatikan pemahaman dan keterampilan dalam teknik bertanya. 

Dalam proses debat, beberapa pihak akan dibagi menjadi dua, yaitu tim pro yang menyampaikan argumen bersifat mendukung atau menyetujui isu yang diangkat dalam debat, dan tim kontra atau tim yang menyampaikan argumen bersifat penolakan terhadap isu yang diperdebatkan. Keduanya melakukan proses debat dipandu oleh moderator serta juri yang memberikan penilaian.

Hal yang Perlu Diperhatikan dalam Debat

Penguasaan teknik dan pemahaman terhadap hal-hal penting dalam proses debat akan sangat membantu bagi peserta dalam menguasai jalannya debat. Oleh karena itu, berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam debat.

1.  Jangan Terlihat Gugup atau Grogi

Debat dapat dikatakan sebagai ruang pertarungan mental. Pihak yang dengan kesiapan mental lebih baik, maka akan terjaga tingkat kefokusan terhadap penguasaan materi sehingga memiliki peluang yang lebih besar untuk menang. Kamu harus percaya diri dan yakin agar dapat terlihat rileks. Dengan demikian, kamu dapat memberikan tekanan yang berarti kepada lawan dan membuatnya terdesak. 

2.  Jangan Emosi

Sangat penting untuk kamu dalam menjaga dan mengendalikan emosi agar kamu tidak terprovokasi oleh argumen-argumen lawan yang bisa saja menjatuhkan dan membuatmu gagal dalam debat.

3.  Jangan Menyerang

Debat yang baik dilakukan dengan cara yang santun karena akan menunjukkan keinginan yang baik pula dari apa yang kamu perdebatkan. Gunakan sanggahan yang baik untuk memperlihatkan kelemahan gagasan lawan, dan bukan dengan cara bernada tinggi untuk menunjukkan bahwa lawan salah.

4.  Menatap ke Juri, Bukan Kepada Lawan

Sering kali kesalahan dilakukan oleh peserta debat, yaitu kamu selalu memandang lawan pada saat menyampaikan argumen. Seharusnya kamu lebih banyak memandang juri untuk mempersuasikan argumen agar mendapatkan penilaian yang maksimal dan bukan untuk lawan.

5.  Kembali ke Pokok Materi

Taktik jitu yang dilakukan lawan pada saat kehabisan argumen adalah dengan cara menggiring kamu keluar dari materi utama dan membawa kamu pada materi baru. Tujuannya untuk mengacaukan konsentrasi kamu dari pembahasan topik utama. Jika ini terjadi, segeralah kamu untuk kembali ke topik utama dan jangan memberi kesempatan kepada lawan untuk kedua kalinya sampai kamu memenangkan topik utama itu.

6.  Kenalilah Fakta yang Kamu Ajukan

Penting untuk diperhatikan, jangan mengatakan bahwa sesuatu itu benar kecuali jika kamu benar-benar mengetahui kebenarannya. Pastikan argumen yang kamu bangun benar-benar kuat agar tidak mudah diserang oleh lawan. Jangan sampai lawan lebih tahu kebenaran informasinya, jika demikian terjadi maka kamu akan kalah.

7.  Ajukan Banyak Pertanyaan

Jejali lawan dengan sejumlah pertanyaan yang dirancang untuk mengungkapkan kekurangan-kekurangannya. Semakin kamu menguasai jalannya debat, lawan akan terpancing dan sering kali mereka akan terbawa emosi dengan memberikan respons kemarahan. Itu artinya, kemenangan berada dalam genggaman kamu.

8.  Manfaatkan Waktu Sebaik Mungkin

Kamu dapat mengulur waktu dengan memperlambat tempo atau mengulangi argumen dari pembaca sebelumnya untuk menguatkan argumen. Selain itu, sebagai contoh jika kamu diberikan waktu 4 menit untuk menyampaikan argumen, maka diusahakan argumen-argumen disampaikan dalam waktu 3 menit dan kamu dapat menutupnya dengan sebuah kesimpulan untuk 1 menit terakhir. 

Demikianlah, banyak hal yang perlu kamu pelajari dimulai dengan memahami struktur dan kaidah kebahasaan teks debat. Dilanjutkan dengan memahami hal apa saja yang perlu diperhatikan dalam proses debat, sehingga kamu dapat dengan mudah menganalisis esensi debat. 

Post a Comment for "Teks Debat Bahasa Indonesia Kelas 10 Kurikulum Merdeka Belajar"