Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget HTML #1

Bagaimana Cara Berpikir Positif Terhadap Diri Sendiri dan orang lain

Pernahkah Anda menghadapi situasi di mana Anda harus memutuskan atau menentukan pilihan, tapi diri Anda dipenuhi dengan keragu-raguan karena berbagai pertimbangan. Tentu Anda memiliki cara pandang sendiri yang membedakan dengan cara pandang orang lain. Satu hal yang amat penting dalam cara pandang tersebut adalah berpikir positif terhadap diri sendiri dan orang lain

Terlebih dahulu kita akan membahas, bagaimana cara berpikir positif terhadap diri sendiri?

1.  Membangkitkan Motivasi Diri

Membangkitkan motivasi diri yang kuat dan menambah wawasan yang memperkuat berpikir positif merupakan langkah penting, dan Anda harus mampu memprediksi dan merasakan seberapa kuat motivasi Anda. Perlu diketahui, kelemahan motivasi sering kali disebabkan oleh pikiran negatif tentang kemampuan diri sendiri. Karenanya, ada hal-hal yang harus Anda lakukan untuk membangkitkan motivasi diri sendiri, di antaranya:

  • Cobalah untuk membangkitkan konsep diri positif pada diri Anda. Jika Anda berpikir bisa, maka Anda pasti bisa. Sebagai afirmasi, yakinkan diri Anda bahwa Anda bisa. Percayalah, sugesti dari dalam diri dapat membantu Anda mempercepat mencapai proses yang Anda harapkan.
  • Jauhi paham fatalisme yang menyerah pada nasib. Hal tersebut akan mempunyai pengaruh kuat dalam diri Anda untuk membenarkan kegagalan. Menyandarkan kesalahan atau kelemahan pada takdir merupakan sumber pikiran negatif yang memberikan pengaruh signifikan. Jika pemikiran itu ada pada diri Anda, buanglah jauh-jauh pemikiran tersebut.
  • Pandanglah sesuatu dari sisi baiknya. Berpikir positif adalah memandang segala sesuatu dari sudut pandang kebaikannya. Orang yang berpikir positif akan memandang kelemahannya sebagai motivasi untuk terus berjuang. Keterbatasan ekonomi akan dipandang sebagai suatu sarana untuk hidup sederhana yang dapat mencapai kebahagiaan. 
2.  Mengenal Diri Sendiri

Pikirkanlah segala hal tentang yang Anda sukai berkenaan dengan diri Anda dan segala yang Anda tahu agar dapat dilakukan dengan baik. Hal ini sebagai upaya untuk membangun kepercayaan diri. Ingan pujian yang Anda dapatkan dari teman Anda. Buktikan pujian tersebut memang benar adanya. Lakuka dengan baik hingga Anda bisa melihatnya lagi untuk membangkitkan rasa percaya diri.

3.  Tidak Terlalu Keras terhadap Diri Sendiri

Jadilah sahabat terbaik bagi diri Anda. Sesekali melakukan kesalahan atau ketidaksesuaian dengan harapan itu wajar, akan tetapi jangan terlalu mengkritik diri sendiri. Beri kesempatan pada diri Anda untuk memperbaikinya. Ketika Anda membantu teman namun belum juga berhasil, jangan terlampau menyalahkan diri. Anda juga harus ingat, sampai sejauh mana seharusnya peran Anda dalam membantunya. Jangan biarkan permasalahan orang lain membuat Anda menjadi terpuruk.

4.  Menggantikan Pikiran Negatif dengan Pikiran yang Lebih Konstruktif

Sekali Anda berpikir negatif, maka pikiran negatif yang sama akan mencoba memasuki pikiran Anda lagi. Hal yang harus Anda lakukan saat pikiran negatif memasuki pikiran Anda, Anda harus mewaspadainya dan menggantikan pikiran tersebut dengan pikiran yang lebih konstruktif. Tetap fokuskan diri Anda pada pikiran-pikiran yang positif dan menyenangkan. Terlepas dari keadaan Anda saat ini, berusahalah untuk tetap berpikir positif.

5.  Mengurangi Informasi Negatif

Konsumsilah berita-berita yang membangkitkan optimisme. Berita tentang keharmonisan, kepedulian, kejujuran, dan cinta kasih. Mungkin Anda cenderung lebih sering mendengar berita tentang tindak kejahatan, penindasan, penyelewengan, dan lainnya. Maka mulai saat ini, kurangi informasi tentang hal-hal negatif. Selain itu, bergaul dengan orang-orang yang mampu memberikan masukan positif terhadap cara berpikir Anda. Dengan demikian, lambat laun cara perbikir Anda akan lebih positif.

6.  Memfokuskan Diri Hanya Kepada Hal Positif.

Daripada terus menerus memikirkan kemalangan, lebih baik Anda mensyukuri nikmat yang telah dianugerahkan Tuhan kepada Anda. Anda akan dapat merasakan bahwa kemalangan yang sedang Anda alami tidaklah seberapa dibandinkan anugerah Tuhan. Dengan demikian, Anda dapat berpikir posistif dan dapat menyelesaikan pekerjaan dengan baik.

7.  Membiasakan Diri Berbuat Kebajikan

Kita sering merasa bahwa diri kita sudah benar dan tidak ingin kritik ataupun disalahkan, bahkan kebanyakan dari kita sering kali tidak mau menerima atau mengakui bahwa diri kita masih mempunyai banyak kekurangan. Seseorang yang tidak mampu berperilaku baik bukan semata-mata karena memiliki banyak kekurangan, melainkan karena ia tidak berlatih untuk melakukan kebaikan atau  perbuatan bermoral. Maka dari itu, untuk menjadi seseorang yang memiliki pikiran positif adalah dengan mengasah dan melatih dengan kerja keras yang meyakinkan secara terus menerus untuk melakukan perbuatan dan sifat yang baik.

Baca juga: Kata Mutiara Berpikir Positif Sebagai Motivasi Sukses di Usia Muda

Demikian beberapa cara yang dapat dilakukan agar mampu berpikir positif terhadap diri sendiri. Lantas Bagaimana perlakuan kita agar mampu berpikir positif terhadap orang lain? Berikut ulasannya.

Orang lain adalah manusia biasa sama seperti kita. Mereka mempunyai kesalahan dan kekhilafan yang tentu hati nuraninya tidak menghendaki demikian. Oleh karena itu, pandanglah orang lain dari sisi positifnya dan menerima sisi negatifnya sebagai pelajaran bagi kita. Mari mempelajari pola pikir Pygmalion, yang bepikir menduga dan berharap hanya yang baik tentang suatu keadaan atau seseorang.

1.  Kehidupan Anda Sangat Tergantung dari Cara Anda Memandangnya

Jika kita berpikir buruk tentang orang lain, selalu ada saja bahan untuk menduga hal-hal buruk. Warna hidup memang tergantung dari warna kaca mata yang kita pakai. Hidup akan menjadi lebih baik kalau kita memandangnya dari segi yang baik, termasuk dalam menilai orang lain. Ingat, kita adalah makhluk sosial yang tidak dapat hidup sendiri tanpa bantuan orang lain. Kita harus berkomitmen mampu membina keharmonisan, menghormati orang lain, menghargai pendapat orang lain, membuka diri untuk saling berbagi dan bekerja sama, serta melihat sisi positif-negatif secara objektif.

2.  Memaafkan Orang Lain

Cobalah untuk selalu mempertahankan prinsip kebaikan. Bukankah tidak ada manusia yang sempurna? Saat kita melihat ke dalam diri kita sendiri, maka secara jujur kita juga akan menemukan bahwa selama ini diri kita juga telah sering berbuat salah, menyakiti, maupun menyalahi orang lain. Ketika orang lain, mungkin ada sebab-sebab yang tidak kita ketahui atau orang lain tidak sadari bahwa perbuatannya melukai kita. Maka, kita boleh menjelaskannya dengan sikap yang baik, sehingga semuanya bisa berakhir dengan baik pula.

Post a Comment for "Bagaimana Cara Berpikir Positif Terhadap Diri Sendiri dan orang lain"