Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget HTML #1

Motivasi Menjadi Guru Penggerak? Cari tahu, yuk!

Motivasi Menjadi Guru Penggerak? Cari tahu, yuk! - Hai-hai, siapa nih yang lagi sibuk nuntasin esai guru penggerak? Sulit gak sih, ngisinya? Pasti Anda merasa bimbang, apa yang memotivasi Anda untuk ikut tahapan seleksi menjadi guru penggerak. Sebelum Anda memahami dan mendapatkan jawaban yang hebat tentang apa yang memotivasi Anda menjadi guru penggerak. Maka, perlu kita pahami dulu apa itu guru penggerak?

Apa itu guru penggerak?

Istilah ini sedang viral dalam kehidupan masyarakat, terlebih dalam dunia pendidikan. Masih ingat tentunya, istilah guru penggerak disampaikan oleh Mas Menteri Nadiem setelah upacara Hari Guru tahun 2019 di Gedung Mendikbud. Lantas apakah dalam pelaksanaannya, apakah ada yang baru atau asing?

Sebenarnya, sudah sejak lama dijelaskan apa itu guru penggerak bahwa seorang guru harus bergerak aktif, memberikan motivasi, bimbingan, latihan dan lainnya. Guru harus memberikan perhatian lebih dan mengutamakan peserta didik. Istilah lain yang kita pahami yakni student Center dan student active learning. Maka, segala tindakan dalam pembelajaran harus berpusat dan melibatkan keaktifan peserta didik secara luas.

Motivasi Menjadi Guru Penggerak? Cari tahu, yuk!
Foto oleh Max Fischer:

Guru penggerak itu siapa? Mereka yang berpikir maju, bergerak aktif, memiliki gagasan hebat, kreatif inovatif dalam banyak tindakan, yang kemudian menjadi teladan yang baik bagi seluruh peserta didiknya. Dikenal juga sebagai inovator, artinya mampu memberikan layanan terbaik dan baru, yang lebih segar untuk menjaga semangat belajar peserta didik.

Guru penggerak akan terlihat berkarakter dan khas. Pasalnya, dalam setiap tutur katanya, tindakannya mencerminkan kemerdekaan belajar yang membuat siapa pun yang ada di dekatnya merasa nyaman.

Pemahaman karakteristik peserta didik yang beragam menjadi dasar perbedaan yang jelas antara guru penggerak dengan yang lainnya. Guru penggerak mampu menjadi motor perubahan, menghadirkan pembelajaran dengan proses yang menyenangkan dan unik. Dia akan menebarkan semangat belajar kepada guru lainnya dan peserta didik. 

Apa yang perlu diingat tentang pesan Ki Hajar Dewantara, yakni peserta didik terlahir dengan beragam karakter kepribadian dan kecerdasan. Guru penggerak harus mampu melayani dan mencukupi kebutuhannya tanpa memaksakan kehendaknya. Mereka melakukan improvisasi model dan metode pembelajaran yang dapat menghidupkan suasana menjadi lebih menyenangkan.

Jika kita beranalogi, guru penggerak adalah seorang petani. Ia menanam jagung, padi, kacang, dan lainnya. Berbagai cara dan trik usaha yang hebat, ia mampu menjaga kesuburan pertumbuhan tanamannya dengan baik. Setiap tanaman diperlukan yang berbeda karena potensi keberhasilannya juga berbeda. Di sinilah pentingnya pemetaan potensi yang dimiliki peserta didik agar berkembang sesuai kebutuhannya.

Maka jelaslah apa itu guru penggerak? Guru yang mampu menginspirasi guru lainnya dan peserta didik. Guru yang mampu melihat keragaman bakat dan minat yang dimiliki peserta didiknya. Ia mampu menciptakan lingkungan pembelajaran yang kondusif, penuh semangat dan menyenangkan. 

Motivasi Menjadi Guru Penggerak?

Semakin dalam Anda memahami makna guru penggerak, pastinya Anda semakin menyadari bahwa ada banyak hal yang mempengaruhi motivasi menjadi guru penggerak. Mari perhatikan hal-hal berikut ini.

  1. Perkembangan teknologi. Pastinya ada mengalami perkembangan tersebut, yang semula banyak orang bekerja dengan menguras tenaga, kemudian ditemukannya mesin uap yang mempermudah pekerjaannya. Listrik ditemukan membuat kita semakin mudah menuntaskan pekerjaan dan lebih terang. Berlanjut dengan hadirnya komputer, apa pun yang kita pikirkan begitu mudah diwujudkan, hingga lahirnya internet seakan-akan mengubah kita menjadi makhluk yang paling hebat di muka bumi. Maka, sebagai guru tentunya sudah menjadi kebutuhan agar cakap teknologi sehingga mampu memberikan layanan pendidikan yang lebih uptodate dengan segala sumber dayanya. 
  2. Update pengetahuan dan teori baru. Guru itu adalah pembelajar sepanjang hayat, begitu pun dengan peserta didik. Kehidupan itu berkembang dengan semua problematikanya. Andai kita tidak meningkatkan kualitas keilmuan, bagaimana mungkin kita bisa menghadapi segala tekanan dan memecahkan permasalahan. Jelas tentunya, belajar pengetahuan baru adalah motivasi menjadi guru penggerak, bukan?
  3. Berpikir kreatif dan inovatif. Seorang guru harus mampu memunculkan ide atau inovasi baru dalam setiap pembelajaran bagi peserta didik agar berjalan lebih kreatif dan menyenangkan. Oleh karenanya, ia harus berupaya berpikir kreatif dan inovatif. Guru itu ibarat petani yang berusaha agar tanaman yang ia tanam tumbuh subur dan berbuah. Meski tantangan yang dihadapi tidaklah mudah, tapi guru harus mulai berubah dan melakukan perubahan agar generasi menjadi lebih baik.
  4. Menciptakan iklim yang demokratis. Artinya guru harus mampu melibatkan peserta didik dalam banyak kegiatan, seperti proses berorganisasi dalam ekstrakurikuler, dan kegiatan lainnya. Agar tercipta iklim yang baik, maka perlu juga menjalin hubungan baik dengan peserta didik dan orang tua. Guru yang demokratis memiliki kemampuan untuk memberikan motivasi yang hebat kepada peserta didiknya.
Berdasarkan beberapa hal yang diterangkan di atas, maka bisa kita tarik kesimpulan bahwa guru penggerak harus memiliki motivasi yang jelas dan terukur agar menambah kuat motivasinya. Guru harus berpikir mandiri dan memberikan contoh positif bagi peserta didiknya. Demikian di atas referensi motivasi menjadi guru penggerak. Semoga sukses.

Post a Comment for "Motivasi Menjadi Guru Penggerak? Cari tahu, yuk!"