Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget HTML #1

9 Ciri-Ciri Orang Tertekan dan Cara Mengendalikannya Hingga Tuntas

9  Ciri-Ciri Orang Tertekan dan Cara Mengendalikannya Hingga Tuntas - Hal yang lumrah bahwa manusia akan selalu mendapatkan dan mengadapi tekanan, ini terlihat dari banyaknya hal atau aktivitas yang mesti dikerjakan setiap harinya. Pun dapat kita sadari pula, setiap manusia punya kelebihan dan kekurangannya masing-masing, dan hal ini pula yang mempengaruhi kualitas diri untuk mampu tidaknya dalam menghadapi tekanan (masalah). 

Tahukah kalian, jika tekanan yang dihadapi dapat membentuk watak, karakter, dan cara bereaksi terhadap suatu masalah dikemudian hari. Perlu diperhatikan, orang yang memiliki tekanan bisa tampak dari sikap yang diambilnya.

Sensitif (mudah tersinggung)

Orang tertekan cenderung lebih sensitif, mudah merasakan hal-hal negatif meskipun terkadang yang dirasakannya tidak benar. Orang tersebut biasanya tidak akan mudah untuk menyadari, membedakan mana yang benar atau keliru. Dalam pikirannya lebih banyak hal negatif yang memproduksi kemungkinan-kemungkinan buruk dari hasil analisis sendiri. Maka jangan heran jika ia menjadi sering tersinggung dan bawaannya emsoi. Semakin tertekan tentu saja emosinya akan semakin sulit untuk dikendalikan.

Sulit berkonsentrasi

Orang tertekan mengalami kesulitan berkonsentrasi. Orang dewasa saja secara umum hanya mampu bertahan di 15 menit pertama saja untuk menjaga konsentrasinya ketika melakukan aktivitas terutama kegiatan yang menuntut untuk berpikir tingkat tinggi. Ia menjadi sering melamun, banyak hal dilupakan, tidak fokus karena di kepalanya terlalu banyak pikiran yang sulit diuraikan.

Kinerja menurun

Orang tertekan sulit berkonsentrasi. Sementara tanpa konsentrasi, ia tidak dapat mengerjkan apa pun dengan benar dan bijak. Pikirannya terlalu penuh sampi-sampai sulit diurai sehingga kinerjanya menurun, efektivitas dalam bekerja semakin tidak terkontrol dengan baik.

Sering stress bahkan depresi

Orang tertekan mudah sekali mengalami stress bahkan depresi yang akan berefek pada sulitnya mengatur pernafasan dan lainnya. Apalagi jika tekanan hidup terlalu berat, dapat memicu seseorang mengalami gangguan jiwa serius. Jika sudap sampai pada tahapan ini, akan semakin sulit mengendalikan emosi, dan kognitifnya.

Insomnia

Orang yang tertekan biaanya sulit tidur. Waktuny dipakai untuk memikirkan seumber masalah. Memikirkan solusi, sehingga cukup sulit untuk memejamkan mata.

Sering Lelah

Tekanan yang cukup kuat akan membuat manusia terkuras energi tubuhnya. Pikiran terus bekerja mencari solusi. Bahkan kita juga berusaha mengendalikan diri tidak terbawa emosi membahayakan. Sehingga terkadang orang tertekan sering merasa mudah lelah.

Sakit kepala

Makin dipikirkan, makin ia tertekan baik pikiran maupun mentalnya. Maka sangat mungkin menjadikan seseorang sakit kepala. Ketika seseorang tidak bisa mengurai masalah dalam pikirannya, ia akan menjadi semakin tertekan.

Kehilangan nafsu makan

Tidak hanya makan, bisa jadi membuat seseorang kehilangan minat melakukan aktivitas seperti biasa. Perasaan tidak nyaman yang disebabkan hadirnya tekanan, mampu merampas selera masakan. Rasa lapar yang datang bisa saja terabaikan begitu saja dan berpura-pura tidak merasa lapar. 

Otot tegang

Tekanan yang kita hadapi mampu membuat otot tegang. Kita akan susah relaks karena merasa tidak nyaman dengan masalah yang dihadapi. Badan terasa linu dan pegal-pegal. 

Orang tertekan pasti menginginkan kebebasan dari segala bentuk tekanan yang dialaminya tersebut. Maka mereka kemudian mencari solusi dengan banyak cara. Artinya ada usaha mereka berpikir untuk melepaskan diri dari tekanan. Aktivitas berpikir inilah yang mengasah mereka menjadi lebih kreatif, belajar sabar, dan mampu bertahan dalam perasaan tidak nyaman.

Awal yang harus dilakukan adalah temukan sumber tekanan, gunanya untuk memperkecil tekanan yang menghimpit. Kemudian atasi masalah satu persatu, dengan harapan tekanan akan semakin berkurang. Lebih lanjut, ada 8 cara yang bisa dilakukan untuk mengendalikan tekanan hingga tuntas.

Mengakui keberadaannya

Ada banyak hal yang dapat memicu tekanan yang membuat semua orang berpotensi mengalami stres akibat tekanan tersebut, yang tidak bisa dihindari. Apalagi di zaman yang serba menuntut dari banyak aspek kehidupan. Oleh karenanya, salah satu cara yang harus dilakukan adalah dengan mengakui keberadaanya. Jangan lari dari tekanan, apalagi kita menganggapnya tidak ada. Keputusan untuk berpura-pura tidak menyadari ada yang dihadapi, artinya tidak ada upaya atau mencari solusi untuk mengatasinya.

Buatlah prioritas

Setiap makhluk hidup pasti memiliki atau menghadapi masalah. Dari masalah sebanyak yang kita hadapi, kita harus jeli dan bijak untuk memilah mana yang lebih dulu ditangani dan mana yang dapat diurus belakangan. Untuk itu, buatlah skala prioritas. Itu akan memudahkan kita dalam menangani tekanan atau masalah.

Hentikan menyalahkan diri sendiri dan berpikir positif

Adakalanya kita tidak menyadari bahwa mungkin masalah yang muncul akibat dari kesalahan sendiri. Namun, tidak ada gunanya menyalahkan diri sendiri, karena hal itu tidak akan menyelesaikan masalah. Tidak hanya itu, tekanan akan semakin besar jika kita bumbui dengan pikiran yang berisi hal-hal negatif. Maka dari itu, dalam menghadapi tekanan sangat dibutuhkan motivasi dengan cara berpikir positif, sekaligus berguna untuk mengendalikannnya.  

Post a Comment for "9 Ciri-Ciri Orang Tertekan dan Cara Mengendalikannya Hingga Tuntas"